Wah tulisan perdana
iki….Gudeg Ceker Ibu Kasno, namun lebih dikenal dengan nama Gudeg Ceker
Margoyudan karena lokasinya yang berada di Kampung Margoyudan, tepatnya di Jl.
Monginsidi, Solo.
Mas Dik sampai di
lokasi sekitar pukul 02.00 WIB, meski pada jam ini bukanlah waktu yang “wajar”
bagi orang untuk keluar rumah, ternyata terlihat banyak sekali kerumunan
pembeli, pemandangan unik yang jarang sekali bisa Anda temukan di sebuah lokasi
kuliner. Hebatnya, dari banyaknya mobil yang berjejer di sepanjang jalan, yang
merupakan mobil para pembeli, mayoritas bukanlah mobil dari Solo, tetapi mobil
dari luar kota.
Walah, ngantri
dulu,sabaaarrr.......
Setelah memarkirkan
sepeda motor dan sedikit mengabadikan suasana antrian, Mas Dik pun segera
“merangsek” masuk ke dalam kerumunan antrian itu. Ya, karena Mas Dik terlambat,
maka mau tidak mau Mas Dik harus berdesakan dengan calon pembeli yang lain.
Meski sudah berdesakan dan sedikit memaksakan tubuh Mas Dik yang kecil dan
mungil ini untuk masuk ke dalam antrian, ternyata baru 30 menit kemudian Mas
Dik bisa memesan dan mendapatkan hak Mas Dik atas gudeg ceker ini.
Dalam waktu sekejap,
yang dihitung sejak saat memesan, dan merogoh kocek Rp54.000,00, akhirnya dua
piring nasi gudeg dengan “sambal kerecek”, empat cakar ayam, dua ati ampela,
dan dua gelas teh manis panas, sudah di tangan, dan Mas Dik pun memilih untuk
menyantap makanan ini di luar area warung dengan beralaskan tikar. Rasa
gudegnya sangat gurih dan cenderung asin, sementara cakar ayamnya (ceker)
terasa begitu empuk. Kata seorang pekerja di warung ini, cakarnya dimasak dalam
kuah santan untuk waktu yang cukup lama, sehingga kulit dan tulang mudanya akan
langsung terlepas ketika digigit. Porsinya pun tidak terlalu besar, pas lah untuk
Mas Dik yang sedang sarapan kepagian. Pokok'e jaaan....maknyusss
tenaaan.

Maksrupuuut ceker'e....
Puas menyantap
kuliner nikmat ini, sekitar pukul 03.00 WIB, Mas Dik pun beranjak kembali ke rumah.
Meski waktu istirahat hari ini terpotong banyak, namun tergantikan dengan
hangatnya suasana pagi yang dingin di “Gudeg Ceker Bu Kasno, Margoyudan” yang
belum tentu bisa Mas Dik dapatkan di tempat lain.
Monggo untuk Mas Bro
dan Mbak Bro yang tertarik mencoba sarapan di pagi buta dengan kehangatan khas
Wong Jowo bisa langsung meluncur ke Jl. Monginsidi, Kampung Margoyudan, dari
arah Stasiun Balapan lurus terus ke arah timur sampai ke perempatan SMA Negeri
1 Surakarta.
Ingat jangan sampai
telat, jam paling aman untuk menghindari antrian pagi adalah sekitar pukul
01.00 WIB.
Salam Deket Banget....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar